Bima The pRoses

12 May 2012

Narasi Se7en

Sebelum saya menceritakan narasi film ini izinkan saya bercerita mengapa film ini bisa sampai ke blog ini. Mendapat Tugas observasi dari ibu rahma dosen mata kuliah Psikodiagnostik menuntut kami mencari sebuah film untuk diobservasi pertama tama kelompok kami memilih psikopat sebelum akhirnya mengganti dengan skizofrenia dengan rencana film shutter island. tapi terjadi miss komunikasi dikarenakan kelompok pertama mengobservasi gejala itu,


well kami mau tak mau harus mengganti perilaku yg di observasi dan mengembali psikopat sebagai prilaku yang diobservasi sempat kebingungan film apa yang akan di tampilkan karena rencana film shullter island sudah matang, (more…)

Advertisements

25 September 2011

FAQ Tentang Mahasiswa Psikologi Berikut ini adalah pertanyaan yang kerap kali diajukan pada mahasiswa psikologi (sounds like a joke but it’s serious :p)

1.Dokter gue panggil ‘dok’. Kalo ke psikolog gue musti panggil apa dong?

Ya tergantung siapa namanya.

2.Apa bedanya psikolog dengan sarjana psikologi?
Sarjana psikologi adalah orang yang berhasil menamatkan pendidikan di fakultas psikologi. Untuk menjadi ‘psikolog’, dia butuh minimal 2 tahun lagi untuk menyelesaikan pendidikan profesi plus tentunya beberapa puluh juta perak untuk ongkos kuliah. Orang yang udah menamatkan pendidikan profesi dianggap memenuhi kualifikasi untuk melakukan kegiatan psikodiagnostik (psikotes dan sejenisnya).

(more…)

11 January 2011

INGATAN

Filed under: Catatan Kecil,Tentang Psikologi — @bima_kurniawan @ 7:10 am
Tags:

A. Pengertian

Apa yang telah pernah dialami oleh manusia tidak sepenuhnya hilang, tetapi disimpan dalam jiwanya. Dan apabila dibutuhkan hal-hal yang disimpan itu dapat ditimbulkan kembali dalam alam kesadaran.

Dengan demikian maka ingatan itu merupakan kemampuan yang berkaitan dengan kemampuan menerima atau memasukkan (learning), menyimpan (retention) dan menimbulkan  kembali (remembering) hal-hal yang telah lampau.

Dari hal tersebut diatas dapat dikemukakan bahwa ingatan merupakan kemampuan psikis untuk memasukkan, menyimpan, dan menimbulkan kembali hal-hal yang lampau.

Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa ingatan dapat dibedakan antara lain:

1. Short-term memory, yaitu apabila jarak waktu antara pemasukan stimulus dan penimbulan kembali sebagai memory output berkisar antara 20-30 detik.

2. Long-term memory, selebihnya dari waktu short-term memory.

3. Sensory memory, waktunya lebih pendek lagi yaitu kira-kira 1 detik.

  • Fungsi Memasukkan (learning)

Dalam ingatan yang disimpan adalah hal-hal yang pernah dialami  oleh seseorang. Bagaimana cara seseorang memperoleh pengalaman dibedakan dalam dua cara, yaitu:
(more…)

8 January 2011

PERSEPSI

Filed under: Tentang Psikologi — @bima_kurniawan @ 3:25 am
Tags: , , ,

A. Pengertian Persepsi menurut beberapa ahli:

1. Leavitt, persepsi ialah pandangan atau pengertian yaitu bagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu.

2. De Vitto, persepsi adalah proses ketika kita menjadi sadar akan banyaknya stimulus yang mempengaruhi indera kita.

3. Yusuf, menyebut pesepsi sebagai “pemaknaan hasil pengamatan”.

4. Pareek, persepsi dapat dikatakan sebagai proses menerima, menyeleksi, mengorganisasikan, mengartikan, menguji, dan memberikan reaksi kepada rangsangan panca indera atau data.
(more…)

1 January 2011

Fantasi

Filed under: Tentang Psikologi — @bima_kurniawan @ 2:05 am
Tags: , ,

 

Pengertian

Yang dimaksud dengan fantasi adalah kemampuan jiwa untuk membentuk tanggapan-tanggapan atau bayangan-bayangan baru dengan pertolongan tanggapan-tanggapan yang sudah ada dan tanggapan baru itu tidak harus sesuai dengan benda-benda yang ada. Atau sebagai fungsi yang memungkinkan manusia untuk berorientasi dalam alam imajinair, melampaui dunia riil.

Fantasi dapat terjadi karena:

a. Secara disadari, yaitu apabila individu betul-betul menyadari akan fantasinya, misal seorang pelukis yang sedang menciptakan lukisan dengan imajinasinya.

b.    Secara tidak disadari, yaitu apabila individu tidak secara sadar telah dituntun oleh fantasinya, hal seperti ini banyak dijumpai pada anak-anak.

 

1. Macam-macam fantasi

a.    Fantasi yang menciptakan, yaitu merupakan bentuk atau jenis fantasi yang menciptakan sesuatu, misal, perancang busana dalam menciptakan model pakaian.

b.    Fantasi yang dituntun atau yang di pimpin, yaitu merupakan bentuk atau fantasi yang dituntun oleh pihak lain, misal, orang akan berfantasi kalau mendengarkan suatu berita.

c.     Fantasi yang mendeterminasi, yaitu cara orang berfantasi dengan mendeterminasi terlebih dahulu, artinya dalam berfantasi itu sudah ada semacam skema tertentu, lalu diisi dengan gambaran lain. Misal, anak kecil yang tidak tahu bentuk harimau, maka akn dijelaskan bahwa bentuk harimau itu seperti kucing yang bentuknya besar.

d.    Fantasi yang mengkombinasi, yaitu orang yang berfantasi dengan cara memkombinasi pengertian-pengertian atau bayangan-bayangan yang ada pada individu bersangkutan.

misal, ingin membuat rumah dengan mengkombinasi model Eropa dengan atap model minangkabau.

 

2. Nilai Praktis Fantasi

a. Fantasi memungkinkan orang menempatkan diri dalam hidup kepribadian orang lain, dengan demikian maka dia dapat memahami sesame manusia.

b.    Fantasi yang memungkinkan orang untuk menyelami sifat-sihat kemanusiaan pada umumnya.

c.     Fantasi yang memungkinkan orang untuk melepaskan diri dari ruang dan waktu.

d.    Fantasi memungkinkan orang untuk melepaskan diri dari kesukaran yang dihadapi, melupakan kegagalan-kegagalannya dimasa lampau.

e.    Fantasi memungkinkan orang untuk menyelesaikan konflik riil secara imajinair.

f.     Fantasi memungkinkan manusia untuk menciptakan sesuatu yang dikejar, membentuk masa depan yang ideal dan berusaha merealisasikannya.

Bayangan fantasi berbeda dengan bayangan persepsi.

Bayangan persepsi merupakan hasil persepsi, sedangkan bayangan fantasi merupakan hasil dari fantasi, dengan kekuatan fantasi orang dapat menjangkau kedepan.

Keburukannya ialah dengan fantasi orang dapat meninggalkan alam kenyataan, lalu masuk ke dalam alam fantasi. Fantasi juga dapat menimbulkan kedustaan, dll.

Tes Fantasi

a. Tes TAT, yaitu tes yang berwujud gambar-gambar, dan test disuruh bercerita tentang gambar itu.

b. Tes Rorschach, yaitu tes yang berwujud gambar-gambar dan test disuruh menginterpretasi gambar tersebut.

 

sumber : buku karangan ibu Rina , dosen  Bina Darma