Bima The pRoses

6 October 2012

Guruku Dari Dulu hingga sekarang

Profesor, Dokter, Insinyur pun jadi tapi mengapa gaji guru oemar bakri seperti dikebiri ,selinting lirik dari lagu iwan fals dengan judul Oemar Bakrie, bercerita tentang guru jujur dan berbakti dengan kesenjangan yang minim kira kira demikian maksud lagu tersebut, kakek ku pernah bercerita bahwa dahulu peminat profesi guru itu sangat sedikit sekali karena itu tadi persis kata bang iwan gajinya seperti dikebiri.

Bila dikaji lebih dalam dan mendetail profesi guru adalah sebuah proses awal karakter bangsa, bayangkan di usia sekolah disana terdapat banyak masa masa penting dalam tumbuh kembang anak, proses meniru, belajar ada dalam masa masa itu, fatal sekali bila misalnya anak tersebut banyak mendapat pendidikan dengan kekerasan fisik saat melakukan salah, caci maki saat salah bagaimana mental anak ini nantinya?, Kekerasan akan menggiringnya menjadi anak dengan pola pikir penyelsaian masalah dengan kekerasan, seperti tawuran ini bisa saja berawal dari gelapnya masa pendidikan yang didapatinya, caci maki (hinaan) akan membuatnya dibalut akan rasa ketidakpercayaan diri saat dia tumbuh dewasa alhasil akan banyak masa masa pertumbuhan yang akan terganggu serta mental nya aka begitu mudah ciuud, sangat fatal bukan, ini hanya 2 contoh yang sering terjadi yang sering menjadi headline di media, khususnya kekerasan dengan cara tawuran yang terlihat jelas dilayar kaca.

Banyak hal yang harus dibenahi, salah satunya kualitas guru yang mengajar, kalau boleh berpendapat kualitas guru tidak saja tentang prestasi akademiknya akan tetapi juga kecerdasan spiritual,kecerdasan emosional, etika, sikap dan yang terpenting bagaimana seorang guru tersebut menularkan ilmu yang ada pada dirinya hingga bisa di paste ke dalam diri serta pikiran para muridnya hingga sang murid bisa mengembangkannya dan membuat hal baru.

Tentu ini dibutuhkan persiapan yang matang, Kondisi, keadaan pendidik di jaman 80an mungkin sangat berbeda jauh dengan jaman millennium ini, saya contohkan satu problema, mungkin pada tahun 80an internet adalah suatu yang langkah yang sangat jarang ditemui, tapi di jaman sekarang internet begitu mudah didapat bahkan berada dalam genggaman, semua hal dapat diakses dengan mudah dan cepat, celakanya media internet ini malah bagai 2 mata panah yang berlawanan arahnya, tentunya selagi positif tidak masalah dan baik baik saja, masalah muncul ketika konten konten dewasa jadi tontonan sehari hari para pelajar, ini masalah serius dari banyak kasus pemerkosaan dibawah umur rata rata berawal dari menonton video dewasa tersebut, belajar dari contoh kasus ini maka seorang guru/pendidik yang baru maupun yang lama *harus* menurut saya mempunyai setidaknya pengetahuan dasar mengenai media internet agar bisa menanggulangi atau setidaknya mengurangi perilaku perilaku menyimpang tersebut dengan mengajarkan internet sehat.

Guru guru sekarang makin banyak tak seperti dulu yang begitu sedikit, tapi yang benar benar mengabdikan dirinya untuk bangsa serta memiliki kemampuan yang berkompeten saya rasa sangat minim, melirik kesejahteraan guru yang cukup menggiurkan membuat banyak mata mulai tertuju pada profesi ini, kadang sampai memaksakan diri padahal dirinya tidak berkompeten dibidang ini dan memang bukan jiwanya, toh bila memang mau mengabdi pada negeri tercinta ini tak hanya menjadi guru, banyak cara lain, jangan sampai orang orang yang berkompeten dan benar benar jiwanya untuk menjadi guru terhalang karena keegoisanmu, Ini masalah masa depan bangsa bukan hanya sertifikasi tunjangan, serta salary yang tinggi.

Pertanyaan kadang muncul dalam benak ini, apakah guru macam oemar bakrie itu benar benar ada dalam masa sekarang ini, entahlah semua itu hanya allah yang tahu, saya pribadi hanya mendoakan yang terbaik untuk bangsa ini agar pendidikan Indonesia bisa lebih baik dari sebelumnya, Oemar bakrie Oemar bakrie semoga makin banyak kau cetak otak anak bangsa ini macam otak habibie.

Sumber Lagu
#Iwan Fals – Oemar Bakrie

Sumber Foto
#aananshori.blogspot.com
#antarafoto.com

10 Comments »

  1. mungkin masih ada guru spt Oemar Bakrie

    Comment by Ely Meyer — 7 October 2012 @ 5:59 am | Reply

  2. yang kita perlu sekarang adalah seorang pendidik bukan pengajar

    Comment by mila — 10 October 2012 @ 2:33 am | Reply

  3. guru … jasamu tak terkira🙂

    Comment by Mila — 12 October 2012 @ 9:05 pm | Reply

  4. berkunjung kembalii !
    terima kasih sudah mampir ke rumah saya :))
    linknya sudah saya pasang yaa. sudah saya follow jugaa😀

    Comment by rurimadani12 — 13 October 2012 @ 8:44 am | Reply

    • terima kasih riri, nanti kalau lagi ada waktu kosong saya pasang juga link punya mu.🙂

      Comment by @bima_kurniawan — 18 October 2012 @ 6:12 pm | Reply

      • riri ?😀 weheheh. kalo sudah kabari saya ya kak😀

        Comment by rurimadani12 — 28 October 2012 @ 4:26 am

      • Ruri kah ? Hehhe sempet mati suri ni blog….

        Comment by @bima_kurniawan — 8 August 2014 @ 5:14 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: