Bima The pRoses

21 December 2010

Sisi Lain Nazril Irham

Filed under: Catatan Kecil — @bima_kurniawan @ 9:33 am
Tags: ,

 

Pagi ini selasa, 21 Desember 2010, beberapa anggota keluarga Ariel kembali mengunjungi rutan Kebonwaru diantaranya Nazmul ayah dari Ariel, kedua kakak Ariel yaitu Mbak Ivana dan Nazlin. Ayah Ariel banyak bercerita mengenai masa kecil Ariel yang lahir di Pangkalan Brandan,16 September 1981. Menurut ayahnya, Ariel pada masa kecilnya adalah anak yang pemalu. Dia paling anti ketika disuruh menyanyi di depan kelas. Padahal Ariel sering sekali bernyanyi sendiri di rumah. Dan menurut guru seni musiknya, Ariel mempunyai suara emas yang harus terus di bina.

 

Ariel mulai berani bernyanyi di depan orang banyak ketika SMP di acara perpisahan sekolah. Pernah juga ia tampil di acara sekolah memainkan alat musik drum bersama band yang berisikan teman-teman sekolahnya. Setelah SMA ia mulai sering didaulat sebagai vokalis di acara bazaar-bazaar SMA di Bandung. Tetapi tidak jarang juga ia  memainkan bass yang merupakan salah satu alat musik yang ia kuasai ketika ia tampil bersama bandnya.

 

Ariel anak yang aktif dan sangat suka bermain bola dan olahraga lainnya. Ketika sedang trend in-line skate, Ariel pun menekuninya dan ia mulai bermain in-line hockey. Ariel dan timnya sempat menjuarai perlombaan in-line skate dan meraup medali emas.

 

Lama kelamaan bakat Ariel di dunia seni mulai terlihat, ia mulai banyak menciptakan puisi dan lagu. Selain menciptakan puisi dan lagu, Ariel juga berbakat dalam menggambar. Ia sempat bercita-cita sebagai arsitek dan masuk kuliah di Universitas Parahyangan Bandung dengan jurusan Arsitektur. Tetapi karena saat itu Ariel mulai berkonsentrasi terhadap karier musiknya, Ariel banyak meninggalkan bangku kuliahnya sampai akhirnya ia benar-benar memilih musik sebagai jalan hidupnya.

 

 

Menurut pengakuan sahabat Ariel sejak kecil, Ariel adalah pribadi yang hangat. Ariel mudah bergaul dengan siapa saja. Ia mempunyai banyak teman di lingkungan rumahnya. Menurutnya lagi, Ariel dahulu dan sampai sekarang adalah pribadi yang sederhana. Salah satu pengalaman yang tidak dilupakannya ketika kecil adalah peristiwa dimana Ariel dan dirinya sempat meminjam sepeda kumbang milik satpam di kompleks mereka untuk berkeliling kompleks, tetapi sialnya ketika mereka sedang bersepeda, mereka dikejar oleh anjing yang membuat mereka harus mengayuh sepeda lebih cepat. Setelah lolos dari kejaran anjing, mereka berdua tertawa-tawa karena lega. Ia juga pernah dipaksa Ariel untuk ikut menemaninya ke Jakarta karena pada saat itu Ariel mempunyai jadwal manggung bersama Peterpan. Dia yang tidak mau ikut, digotong oleh Ariel dan asistennya Kindi untuk masuk mobil dan diculik ke Jakarta selama beberapa hari.

 

Itulah sisi lain Ariel yang juga manusia biasa seperti kita semua. Dia bisa sedih, senang, jahil, lucu, tertawa dan mempunyai emosi seperti manusia-manusia biasa lainnya. Apa yang membedakan Ariel dengan kita hanyalah mata pencahariannya yang kebetulan adalah seorang musisi yang berhasil dan dikenal luas oleh masyarakat. Maka Ariel pun mempunyai hak yang sama sebagai warga negara seperti saya, anda, dan semua orang yang tinggal di Indonesia bahkan di dunia.

dikutip dari official peterpan via facebook

3 Comments »

  1. bner bgd tuh

    Comment by hairil — 6 June 2012 @ 6:35 am | Reply

  2. ari seseorang yg berbeda. truslah menjadi bintang ril. aq yakin km jd musisi no 1

    Comment by ganjar ginanjar — 31 October 2012 @ 5:36 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: